Judul : SIKAP DAN PERSEPSI MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH TERHADAP IMBAUAN JAGA JARAK
Peneliti : Bilal As'adhanayadi, S.Sos, Delfirman, S.Sos, R.G. Erwinsyah
Lokasi Penelitian : Bali, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan
Tahun Penelitian : 2020
Bidang : Program Managemen Pembangunan Kesejahteraan Sosial

[ PENELITIAN MANDIRI ]

SIKAP DAN PERSEPSI MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH TERHADAP IMBAUAN JAGA JARAK

Kasus positif  COVID-19 pertama  di Indonesia  terjadi  pada awal  Maret  2020. Pemerintah mulai mengeluarkan berbagai kebijakan guna mencegah penyebaran COVID-19. Salah satu kebijakan awal adalah imbauan untuk melakukan social distancing (jaga jarak sosial) yang pada perkembangannya disesuaikan menjadi physical distancing (jaga jarak fisik).  Dalam  pelaksanaannya,  imbauan untuk melakukan jaga jarak sebagai sebuah kebiasaan baru tentu saja membutuhkan adaptasi di tengah masyarakat. Berbagai tanggapan pun muncul, ada masyarakat yang mendukung dan melaksanakannya tapi ada juga yang merasa keberatan. Masyarakat  Indonesia  yang  memiliki  latar  belakang  sangat  beragam  tentu memiliki  sikap  dan  persepsinya  masing-masing  terhadap  imbauan  ini.  Oleh karena itu penelitian ini ingin memotret sikap dan persepsi masyarakat, terutama yang berpendapatan rendah terhadap imbauan jaga jarak. Hal ini menjadi menarik mengingat masyarakat berpendapatan rendah adalah kelompok masyarakat yang paling terdampak saat terjadi pandemi COVID-19 di Indonesia. Dari hasil penelitian, sikap masyarakat berpendapatan rendah terhadap imbauan jaga jarak pada masa awal pandemi COVID-19 di Indonesia nyatanya cukup baik,  mereka sangat mengetahui dan menyadarinya. Sebagian besar menyetujui dan berusaha melaksanakan imbauan jaga jarak, walaupun ada beberapa aspek  yang sulit untuk dilaksanakan dan perlu mendapat perhatian dari pemerintah serta semua pihak terkait dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.



Download (1846 Kali)




#Lokasi Penelitian
Bali,D.I Yogyakarta,Jawa Barat,Jawa Tengah,Jawa Timur,Kalimantan Tengah,Sulawesi Selatan