Judul : EVALUASI PENCAPAIAN OUTCOMES BANTUAN SOSIAL REHABILITASI SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RS-RTLH)
Peneliti : Ayu Diah Amalia, S Sos,M.Kesos, Drs. Achmadi Jayaputra M.SI, Drs. Muchtar, M.Si, Johan Arifin, S.IP
Lokasi Penelitian : Bali, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat
Tahun Penelitian : 2019
Bidang : Program Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan

Peraturan Menteri Sosial Nomor 20 Tahun 2017 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) menyatakan fakir miskin berhak memperoleh kecukupan perumahan yang layak dan  ingkungan hidup yang sehat. Hingga akhir tahun 2018, jumlah rumah tidak layak huni tercatat sekitar 2,1 juta. Bantuan Sosial RS-RTLH telah diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan pemberian bantuan stimulant dan diharapkan Keluarga Penerima Manfaat dapat memenuhi kebutuhan dasarnya di bidang perumahan.

Penelitian ini bertujuan Identifikasi pencapaian outcomes program Rehabilitasi Sosial – Rumah Tidak Layak Huni dan Identifikasi kendala dalam mekanisme pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Sampel yang diambil sebanyak 86 RS-RTLH di 8 Kabupaten yaitu Wilayah I meliputi Kabupaten Solok (Sumatera Barat), Kabupaten Bangka (Kepulauan Bangka Belitung), Kabupaten Sukabumi (Jawa barat); Wilayah II meliputi Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah), Kabupaten Pulang Pisau (Kalimantan Tengah), Kabupaten Tabanan (Bali); Wilayah III meliputi Kabupaten Magetan (Jawa Timur) dan Kabupaten Minahasa Utara  (Sulawesi Utara). Hasil penelitian ini diharapkanmenjadi bahan   perbaikan kebijakan dalam penyedia rumah bagi penduduk miskin yang akan datang.

Kajian ini merupakan kajian evaluasi program Direktorat Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI terhadap Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) Tahun 2019.  Sampel yang diambil sebanyak 86 RS-RTLH di 8 Kabupaten yaitu Wilayah I meliputi Kabupaten Solok (Sumatera Barat), Kabupaten Bangka (Kepulauan Bangka Belitung), Kabupaten Sukabumi (Jawa barat); Wilayah II meliputi Kabupaten Karanganyar ( Jawa Tengah), Kabupaten Pulang Pisau (Kalimantan Tengah), Kabupaten Tabanan (Bali); Wilayah III meliputi Kabupaten Magetan (Jawa Timur) dan Kabupaten Minahasa Utara (Sulawesi Utara). Penelitian ini menjabarkan hasil evaluasi outcomes RS-RTLH, kemanfaatannya bagi Penerima manfaat berserta Kendala Pelaksanaannya.



Download (49 Kali)




#Lokasi Penelitian
Bali,Bangka Belitung,Jawa Barat,Jawa Tengah,Jawa Timur,Kalimantan Tengah,Sulawesi Utara,Sumatera Barat