Judul : PEMETAAN KEMISKINAN DAN STRATEGI PENGENTASANNYA BERBASIS INSTITUSI LOKAL DAN BERKELANJUTAN DI ERA OTONOMI DAERAH DI PROVINSI SUMATERA BARAT1
Peneliti :
Lokasi Penelitian : Sumatera Barat
Tahun Penelitian : 2006
Bidang : Program Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan

Penelitian ini bertujuan memetakan kantong-kantong dan merumuskan strategi pengentasan kemiskinan berdasarkan institusi lokal. Penelitian ini merupakan penelitian terapan melalui survey terhadap 12 nagari dan 4 kelurahan dalam tiga kabupaten dan dua kota. Teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan, wawancara mendalam dan diskusi kelompok.

Temuan lapangan antara lain; (1) Kantong kemiskinan terdapat di Kabupaten Mentawai, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Kota Padang dan Kota Payakumbuh; (2) sebutan orang miskin yaitu urang indak bapunyo, urang indak mampu, urang susah, urang sulit, orang sangat miskin disebut juga urang bangsaik atau urang ino; (3) pekerjaan utama mereka yaitu buruh tani, tukang dan buruh kasar; (4) penyebab kemiskinan yaitu lokalitas ekosistem, rendahnya akses, krisis ekonomi dan kebudayaan. Untuk mempertahankan hidupnya (survival strategy) secara sosial dan ekonomi, antara lain melakukan pekerjaan secara tetap dan memperbanyak jumlah anggota rumah tangga untuk bekerja. Strategi pengentasan kemiskinan dengan membentuk suatu panitia berbasis institusi lokal (Nagari/kelurahan). Orang miskin sebagai pelaku utama dan pihak lain sebagai mitra kerja. Anggotanya terdiri dari orang miskin, tokoh masyarakat, laki-laki dan perempuan. Keanggotaan harus mempunyai komitmen yang tinggi.

Kata Kunci: Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Nagari Kelurahan



Download (6014 Kali)




#Peneliti
#Lokasi Penelitian
Sumatera Barat