#Berita
Konsolidasi Teknis : Kesiapan Pemerintah Dalam Implementasi Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
Jakarta, 2 April 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial mengadakan kegiatan Konsolidasi Teknis Pelaksanaan Pengumpulan Data terkait Penelitian “Kesiapan Pemerintah Dalam Implementasi Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak”. Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si selaku Kepala Pusat... read more...
Peningkatan Kapasitas Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Dalam Penanganan Korban NAPZA
Jakarta, 25 Maret 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan kegiatan Pembahasan Rancangan Penelitian Peningkatan Kapasitas Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Dalam Penanganan Korban NAPZA, Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial memimpi... read more...
Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu
Jakarta, 18 Maret 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Pejabat Fungsional Penelitian, Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial memimpin kegiatan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdir... read more...
Penyusunan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
Jakarta, 13 Maret 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Indrajaya, SH., M.Si selaku Kepala Bidang Analisis Kebutuhan dan Penjamin Mutu memimpin kegiatan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 40 orang peserta yang terdiri dari interna... read more...
Pengembangan Masyarakat Sejahtera Mandiri
Jakarta, 11 Maret 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan kegiatan Lokarya Pejabat Fungsional Peneliti, Dr. Dwi Heru Sukoco, M.Si selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial memimpin kegiatan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 40 orang peserta yang terdiri da... read more...
Instansi Sosial Daerah Belum Maksimal Perannya Dalam Verifikasi dan Validasi Data PBI
Hal tersebut merupakan salah satu temuan hasil penelitian perlindungan sosial bagi penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan yang dilakukan oleh Puslitbangkesos. Di Jawa Barat telah dilakukan verifikasi dan valiadasi data secara terbatas sementara di Jambi belum dilakukan. Oleh karena itu menurut Muhtar selaku ketua tim mer... read more...
Fungsi Perlindungan Sosial Raskin Masih Sangat Minim
Fungsi perlindungan sosial Raskin masih sangat minim, sebatas mengurangi beban rumah tangga memenuhi kebutuhan pokok untuk beberapa hari dan belum cukup signifikan seperti yang direncanakan. Hal tersebut dikemukan oleh Anwar Sitepu selaku ketua tim evaluasi Raskin Puslitbangkesos pada diseminasi hasil penelitian Puslitbangkesos ... read more...
Kemenkes Berbagi Pengalaman Riset Kesehatan Dasar
Jakarta, 4 Maret 2015, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial menyelenggarakan kegiatan Lokarya Fungsional Peneliti, Indrajaya, SH., M.Si selaku Kepala Bidang Analisis Kebutuhan dan Penjamin Mutu memipin kegiatan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 40 orang peserta yang terdiri dari internal Pegawai Pusat ... read more...
Arah Kebijakan dan Kebutuhan Survey Prevalensi Penduduk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
Ada berbagai permasalahan terkait pengkategorian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)  yaitu: Intervensi terfragmentasi dan tumpang tindih: Pengaktegorian PMKS yang terlalu banyak membuat intervensi terpecah-pecah dan tidak integratif. Padahal seringkali jenis intervensinya tidak berbeda jauh (UEP, KUBE, Pelatihan). ... read more...
Bedah Buku : "Membantu Pemulihan Pecandu Narkoba dan Keluarganya"
Bedah Buku : “Membantu Pemulihan Pecandu Narkoba dan Keluarganya” Indonesia darurat Narkoba dan menjadi perhatian berbagai pihak dan Pemerintah Indonesia menerapkan hukuman mati bagi pengedar narkoba. Narkoba begitu cepat menimbulkan ketergantungan serta ketika pecandu narkoba sangat sulit untuk ditangani dan disembuhkan.... read more...
Go to page: