Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) merupakan pelaksana pendampingan sosial yang bisa menjembatani program Kemensos untuk menggerakkan masyarakat dan potensi kesos lainnya (Dirjen Pemberdayaan Sosial, Pedoman TKSK 2009). Keberadaan TKSK juga dapat mendukung pelaksanaan pendekatan anggaran berbasis kinerja yang membutuhkan pemetaan target sasaran sehingga diperlukan petugas yang berada di lokasi sasaran. Pemda dalam kaitan ini, Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota diharapkan dapat membina dan mendayagunakan TKSK dalam pembangunan kesos.
Sejalan dengan itu, Puslitbangkesos pada tahun 2013 melaksanakan kegiatan penelitian tentang Kinerja TKSK dalam Pembangunan Kesos di dua (2) lokasi yaitu Provinsi Jabar dan Yogyakarta. Dari hasil kajian ini diharapkan dapat ditentukan bentuk peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan TKSK yang sesuai dengan kebutuhan agar dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan ketahanan sosial masyarakat di lingkungannya dapat terwujud lebih baik.