Menurut Kabadiklitkesos kegiatan ini survei ini merupakan langkah awal Puslitbangkesos untuk riset terbuka dengan melibatkan berbagai pihak baik sebagai pewawancara dan ketua tim. Pada SKSD 2015 melibatkan 46 Ketua Tim yang berasal dari Peneliti, Dosen, Widyaiswara dan praktisi kesejahteraan sosial sedangkan pewawancara berasal dari Sakti Peksos, Pekerja sosial, mahasiswa dan freshgraduate perguruan tinggi setempat sebanyak 276 pewawancara.

Pada laporan Kapusatlitbangkesos DR Dwi Heru Sukoco,M.Si, proses pengumpulan data dapat berjalan lancar. Meskipun berjalan lancar ada suka duka dalam pengumpulan data seperti yang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang menjadi responden survei ini akan tetapi seluruh lapisan sosial masyarakat sehingga tergambar kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.