Evaluasi pemanfaatan hasil penelitian Puslitbangkesos merupakan kegiatan yang sangat penting untuk menilai dan mengukur sejauhmana hasil-hasil penelitian yang dilaksanakaan Puslitbangkesos dimanfaatkan oleh pengguna dan pemangku kepentingan, baik di pusat maupun di daerah. Selain mengukur dan menilai kinerja Puslitbangkesos, evaluasi pemanfaatan hasil penelitian juga untuk memperoleh umpan balik bagi Puslitbangkesos guna melakukan pembaruan dan optimalisasi kegiatan kegiatan kelitbangan di masa yang akan datang. Berkaitan dengan pembaruan dan optimalisasi tersebut, maka pelibatan pihak pengguna  dan pemangku kepentingan dalam proses penelitian terjadi sejak tahap persiapan sampai diseminasi hasil penelitian.

Kegiatan Finalisasi Penyusunan Evaluasi Pemanfaatan Hasil Penelitian Puslitbangkesos dilaksanakan selama 3 hari, yang dimulai pada tanggal 3 November sampai dengan 5 November 2014 diadakan di Golden Boutique Hotel  Jakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Badilitkesos,  Mu’man Nuryana Ph. D didampingi Kapuslitbangkesos DR. Dwi Heru Sukoco, M.Si. Adapun Sebagai Narasumber yaitu mengundang Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial, Sekretaris Ditjen  Perlindungan dan Jaminan Sosial serta Sekretaris Ditjen pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan. Adapun Peserta yang diundang terdiri dari berbagai unsur, yaitu: Pejabat Struktural Puslitbang, Pejabat Fungsional Peneliti, Kabag Program dan Pelaporan Badiklitkesos, Perwakilan PSBR Bambu Apus, dan Perwakilan PSBRW Bambu Apus.

Berdasarkan hasil evaluasi disimpulkan bahwa: Pengguna hasil-hasil penelitian Puslitbangkesos, baik di pusat maupun di daerah memahami pentingnya penelitian sebagai bahan perumusan maupun penyempurnaan program. Penelitian seharusnya dilaksanakan oleh satuan kerja kelitbangan (Puslitbangkesos) sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kegiatan yang menggunakan nomenklatur penelitian yang dilaksanakan oleh satuan kerja teknis, perlu melibatkan peneliti.

Pengguna hasil-hasil penelitian Puslitbangkesos, baik di pusat maupun di daerah sudah dilibatkan pada proses penelitian. Keterlibatan pengguna di pusat pada: penentuan topik penelitian, penyusunan rancangan dan instrumen, pembahasan rancangan dan instrumen, pembahasan hasil penelitian dan diseminasi. Sementara itu, keterlibatan pengguna di daerah pada: perijinan dan penjajagan awal, uji coba instrumen dan pengumpulan data.

Pengguna hasil-hasil penelitian Puslitbangkesos di pusat telah memanfaatkan hasil-hasil penelitian untuk bahan kepustakaan, bahan perumusan regulasi dan pedoman, dan bahan penyempurnaan regulasi dan pedoman. (‘mb)